loading...

Inilah Alasan Mengapa Israel Paling Takut dengan Para Penghafal AL-QUR'AN???


Penanya “Pak Pendeta, di dunia ini ada banyak orang yang hapal Al Qur’an diluar kepala. Apakah ada orang yang hapal Alkitab di luar kepala? ”

PENDETA (bertitle Doctor Teology) : “Di dunia ini mustahil ada yang hapal Alkitab diluar kepala. Sejenius apapun orang itu, mustahil dia bisa hapal Alkitab di luar kepala, sebab Alkitab itu yakni buku yang demikian tak tidak tebal, jadi sulit untuk dihapal. Berbeda dengan Al Qur’an. Al Qur’an yakni buku yang demikian tidak tebal, sebab itu mudah dihapal. ”

 (Jawaban pendeta itu begitu singkat, tak rasional dan demikian merendahkan bahkan juga berbuat tidak etis AI Qur’an)

Dengan jawaban pak Pendeta hanya seperti itu, karena penasaran, kami maju ke depan, merebut mikropone yang ada ditangan akhwat itu, dan melanjutkan pertanyaan akhwat tadi. (maaf disini kami pakai nama pengganti HILS)

HILS : “Maaf pak Pendeta, tadi bapak katakan bila Al Qur an yakni buku yang begitu tipis, oleh karena itu mudah dihapal diluar kepala. Tetapi pak Pendeta, bila setipis-tipisnya Al Qur’an, ada sekitaran 500 s/d 600 halaman, jadi cukup banyak juga lho!! Tetapi sesungguhnya di dunia ini ada jutaan orang yang hapal Al Qur’an diluar kepala. Bahkan anak kecil walau banyak yang hapal diluar kepala, walau bermakna belum dipahami. Sekarang ini saya kemukakan pertanyaan pada pak Pendeta, Alkitab itu terdiri dari 66 kitab bukan? Apabila pak Pendeta hapal satu surat saja diluar kepala (1/66 saja), semua yang ada disini jadi saksi, saya akan kembali masuk agama Kristen lagi! Mari silahkan pak Pendeta! ”

Hafal Injil, Bible, Kitab Suci Kristen

Mendengar tantangan saya seperti itu, keadaan jadi tegang, mungkin saja saja audiens yang muslim kuatir, beberapa janganlah ada di antara Pendeta yang benar-benar hapal satu di antara surat saja di dalam Alkitab itu. Bila ada yang hapal, bermakna saya harus tepati janjiku yaitu harus masuk Kristen kembali. Lantaran sebagian Pendetanya diam, saya lemparkan pada jemaat atau audiens Kristen yang dibelakang.

HILS : “Ayo kalian yang dibelakang, apabila ada diantara kalian yang hapal satu surat saja dari Alkitab ini diluar kepala, sekarang ini semua jadi saksi, saya akan kembali masuk ke agama Kristen lagi, silahkan!! ”

Masih dalam kondisi


tegang, dan memanglah saya kenali persis bakal mustahil saja ada yang hapal walau satu surat saja diluar kepala, tantangan itu saya robah dan turunkan lagi. Saat itu ada banyak Pendeta yang ada sebagai pembicara ataupun sebagai moderator. Mereka itu usianya bermacam, ada yang kurang lebih 40, 50 dan 60an th.. Saat yang demikian menegangkan, saya turunkan tantangan saya ke titik yang paling rendah, dimana semua audiens yang ada, baik pihak Kristen maupun Islam semakin tegang dan mungkin sport jantung.



#f9f9f9; font-size: 17.2368px; line-height: 27.5789px;">HILS : “Maaf pak Pendeta, umur andakan sekitaran 40, 50 th. dan 60an th. bukan? Apabila ada diantara pak Pendeta yang hapal SATU LEMBAR saja BOLAK BALIK ayat Alkitab ini, seandainya PAS TITIK KOMANYA, saat ini semua jadi saksinya, saya kembali masuk agama Kristen lagi!! Silahkan pak! ”

Kemelut yang pertama belum pulih, dengan mendengar tantangan saya seperti itu, keadaan semakin tegang, terutama dipihak bebrapa rekanan yang beragama Islam. Mungkin saja saja mereka beranggapan saya ini hilang ingatan, over acting, begitu berani, masak menantang sebagian Pendeta yang hampir rata­rata bertitel Doctor hanya hapalan satu lembar ayat Alkitab saja. Situasi saat itu demikian hening, tidak ada yang angkat suara, mungkin saja saja cemas, beberapa jangan sampai ada yang benar-benar hapal ayat Alkitab satu lembar saja. Lantaran sebagian pendeta diam seribu bhs, selanjutnya saya lemparkan lagi pada jemaat atau audiens yang beragama Kristen.

HILS : “Ayo siapa di antara kalian yang hapal satu lembar saja ayat Alkitab ini, bolak balik asal pas titik komanya, saat ini saya kembali masuk Kristen. Mari silakan maju kedepan! ”

Kenyataannya tidak ada satu juga yang maju kedepan dari sekian banyak Pendeta maupun audiens yang beragama Kristen. Selanjutnya salah seorang Pendeta mulai bicara sebagai berikut :

PENDETA : “Pak Insan, senantiasa terang saja, kami dari umat Kristiani memang tidak miliki kebiasaan menghapal. Yang paling utama buat kami mengamalkannya. ”

HILS : “Alkitab ini kan bhs Indonesia, dibaca segera dipahami! Masak sebagian puluh th. beragama Kristen dan sudah jadi Pendeta, selembar juga tidak terhapal? Kenapa? Jawabnya karena Alkitab ini tidak murni wahyu Allah, maka­nya sulit dihapal karena tidak mengandung mukjizat! Beda dengan Al Qur’an. Di dunia ini ada jutaan orang hapal diluar kepala, bahkan anak kecilpun banyak yang hapal diluar kepala semuanya isi Al Qur’an yang beberapa ratus halaman. Walaupun sesungguhnya bhs bukanlah bhs kita Indonesia. Tetapi kenapa mudah dihapal? Karena Al Qur’an ini benar-benar wahyu Allah, jadi mengandung mukjizat Allah, sampai dimudahkan untuk dihapal. Permasalahan mengamalkannya, kami umat Islam juga berusaha mengamalkan ajaran Al Qur’an.

Saya yakini apabila beberapa bapak benar­-benar mengamalkan isi kandungan Alkitab, jadi jalan cuma satu harus masuk Islam. Bukti lain bila Al Qur’an yakni wahyu Allah, bila dari Arab Saudi diselenggarakan minggu Tilawatil Qur’an, lantas semuanya dunia tersambung siaran itu, kami umat islam bisa mengikutinya, bahkan juga dapat juga menilainya apakah bacaannya benar atau salah. Dan waktu ikuti siaran acara itu, tidak butuh harus mencari kitab Al Qur’an cetakan th. 2000 atau 2005. Sembarang Al Qur’an th. berapakah saja diambil, pasti sama. Beda dengan Alkitab. Bila ada acara minggu tilawatil Injil disiarkan selekasnya dari Amerika, lantas semuanya dunia mengaksesnya, kitab yang mana yang jadi rujukan untuk di ikuti dan dinilai benar tidaknya? Keduanya sama bhs Inggris saja beda versi, jadi demikian mustahil apabila ada umat Kristiani bisa kerjakan minggu tilawatil Injil, karena keduanya berbeda. ”

Alhamdulillah dari sanggahan kami seperti itu peroleh sambutan hangat dan aplaus dari audiens yang beragama Islam. Oleh karena itu kami serius siapkan hadiah uang tunai sebesar Rp. 10. 000. 000. ­ (sepuluh juta rupiah) untuk siapa saja umat Kristiani yang bisa hapal ayat-ayat Alkitab meskipun 100 lembar saja bolak balik atas pas titik komanya. Untuk yang inginkan cobanya, kami persilahkan hubungi kami jika ada yang bisa menghapalnya diluar kepala, tidak ada harus buat satupun jengkel.

http://www.belitangsehat.com/2016/04/inilah-alasan-mengapa-israel-paling.html