loading...

KALAU ANDA SEMUA PUNYA HATI NURANI TOLONG DI BAGIKAN.!!! INI LAH KISAH SEORANG ANAK TANPA LENGAN..YANG MERAWAT IBU NYA YANG SAKIT..


Cerita mengharukan sekalian menginspirasi ini datang dari Tiongkok, seorang pria bernama Chen Xingyin yang menyandang disabilitas (tak mempunyai lengan) tetaplah setia menjaga ibunya yang tua dan sakit. Foto foto berikut ini tunjukkan kegigihannya berjuang, berusaha, dan berikan kasih sayang pada Ibunya, cerita yang bikin haru di berbagai negara.

Silahkan dikaji semoga jadi pelajaran yang berguna untuk semua.
#1 Cerita Chen Xingyin ini baru barusan bikin netizen ramai, nyaris di tiap-tiap negara memperbincangkan kisahnya yang demikian mengharukan dan demikian memberikan inspirasi.



Dia alami seperti ini mulai dari berumur 7 th.

Chen yaitu putra bungsu dari saudara yang sejumlah enam orang. Ia telah menjaga ibunya yang sakit sejak th. 2014, dia juga seseorang petani miskin yang perlu berjuang menanam tanaman serta memanen untuk di mengkonsumsi atau di jual/



Chen adalah putra bungsu dari saudara yang sejumlah enam orang. Ia sudah melindungi ibunya yang sakit mulai sejak th. 2014, dia juga seorang petani miskin yang butuh berjuang menanam tanaman dan memanen untuk di mengkonsumsi atau dijual/
semuanya pekerjaan tempat tinggal dari memasak ia kerjakan sendirian, photo ini waktu menghidupkan bara api di tungkunya


Chen menanak nasi untuk ia sajikan untuk ibunya

semuanya pekerjaan tempat tinggal dari memasak ia kerjakan sendirian, photo ini waktu menghidupkan bara api di tungkunya
Chen menanak nasi untuk ia sajikan untuk ibunya
dari masalah dapur sampai bertani ia kerjakan dengan penuh semangat demu kehidupannya serta yang


terutama Ibunya

dari masalah dapur sampai bertani ia kerjakan dengan penuh semangat demu kehidupannya serta yang terutama Ibunya

seringkali dia membawa beban berat hasil panen di pundaknya,

Chen senantiasa semangat dalam lakukan hidup yang berat ini, dia tak bisa putus harapan



kerjakan sehari-harinya, dari memanen hasil tani dia juga bikin bata "
beberapa hal yang dia kerjakan sehari-harinya, dari memanen hasil tani dia juga buat bata

Dia juga memotong sayuran untuk dimasak dengan memakai kakinya
ibunya yang berusia 88 th. yakni seorang yang divonis memikul derita bronchitis mulai sejak lima th. waktu itu.

bunya yang berumur 88 th. yaitu seseorang yang divonis menanggung derita bronchitis sejak lima th. waktu lalu.
Saat dia mengolah hasil panennya.

Waktu dia memproses hasil panennya.


“Setelah kematian ayah dan abang meninggalkan kami,


“Setelah kematian bapak serta abang meninggalkan kami, ibu juga makin tua serta pada akhirnya lumpuh beberapa waktu terakhir, saya tak patah semangat demikian sebaliknya bersukur lantaran masihlah bisa meneruskan kehidupan ini, ” demikian kata Xinyin.
ibu juga semakin tua dan selanjutnya lumpuh sekian waktu paling akhir, saya tidak patah semangat sebaliknya bersyukur karena masih tetap dapat melanjutkan kehidupan ini, ” sekian kata Xinyin.
Mudah-mudahan cerita ini memberi ide untuk kita semuanya. Janganlah gampang menyerah, janganlah gampang menyalahkan kondisi dihadapi, serta yang paling akhir MARI LEBIH MENYAYANGI IBU KITA YANG MASIH ADA.
*like serta SEBARKAN KISAH INI.
http://www.pusatberitaterpopuler99.com/2016/04/kalau-anda-semua-punya-hati-nurani.html?utm_source=dlvr.it&utm_medium=facebook