loading...

Jangan Lewatkan Nggak Baca Rugi Lho ..Kisah Suami yang Mengetahui Ternyata Istrinya Mantan Wanita Malam


Seseorang istri sesenggukan dihadapan suaminya, sambil berkata lirih : “Mas, tolong mas ya, jangan hukumi saya dengan masa laluku, saya telah tidak disana lagi. Sekarang ini saya disini denganmu untuk meniti jalan menuju hari esok. Dahulu saya memanglah orang tidak benar. Saat ini saya yaitu di jalan yang benar dan menginginkan tetap benar di jalan kebenaran bersama dirimu. ”



Sang suami selalu saja marah serta terasa tertipu oleh wanita yang diperkenalkan rekannya, seorang aktifis sebuah majelis pengajian, yang lalu menjadi istrinya itu.

Suaminya kaget serta marah setelah tahu kalau sang istri yaitu mantan “wanita malam” yang dulunya mempunyai banyak pengagum. Fikirannya berkecamuk, berdebat sendiri antara menceraikan istrinya dan menerimanya apa yang ada.

Rekan yang mengenalkannya di panggil untuk disuruhi pertanggungjawaban mengapa


memilihkan wanita dengan saat lalu tidak bagus. Rekannya menjawab :

”Bukan tugasku mengorek masa lalu seseorang, saya tidak mempunyai data kehidupannya dari waktu ke waktu. Bagiku, orang yang aktif beribadah serta mengaji yaitu beberapa orang yang mempunyai hari esok. Memanglah baik mempunyai istri yang masa lalunya sebagus masa kini dan masa depannya. Tetapi masih lebih baik wanita dengan masa lalu tidak baik namun masa kini serta depannya baik dibanding dengan wanita yang masa lalunya baik tetapi makin tua makin bermasa depan rusak. ”

Sang rekan itu balik bertanya dari mana si suami itu tahu masa lalu istrinya itu. Sang suami kaget dengan pertanyaan tidak terduga itu. Gagap dia untuk menjawab tetapi tidak berani dia untuk berbohong. Dia menjawab :

“Semalam saya berjumpa dengan rekan akrab istri saya yang masih ada di kompleks maksiat itu. Sesudah sama-sama cerita, barulah saya ketahui siapa dulunya istri saya. ”

Rekannya berkata : “Istrimu masihlah lebih baik dari dirimu yang masih selalu berbuat dosa. Harusnya istrimu yang menyesal bersuamikan anda, bukanlah anda yang menyesal memperistrikan dia. ”

Berikut kehidupan. Terkadang kita keras pada orang lain, tetapi lemah pada diri sendiri. Lebih dari itu ada hikmah dibalik cerita ini : “tidak tahu segalanya terkadang lebih membahagiakan dibandingkan mengetahui segala hal. ” (sumber : cintaislami)