loading...

Kisah Nyata Azab Kubur Yang Sangat Menyeramkan Dari Jordan, Kamu Pasti Gak Berani Baca! Tolong Bagikan ..


Sepasang wanita muda sedang sekedar duduk pada suatu bar di hotel berbintang lima, dengan panorama “Laut Mati” (Dead Sea), sekitaran 40 km dari kota Amman Ibu kota Jordan, hotel itu terdapat begitu dekat dengan perbatasan Israel,

Cerita Riil Azab Kubur Yang Begitu Menyeramkan Dari Jordan, Anda Tentu Tidak Berani Baca!
Sumber : Google. com
mereka sedang nikmati “Tequilla”, tersebut satu diantara type minuman keras yang paling umum di sana. Saat dalam perjalanan pulang, keduanya melihat seseorang wanita yang tergeletak di dalam jalan, kondisinya begitu mengerikan, wanita itu begitu di kenal oleh keduanya, seseorang PSK yang senantiasa mabuk dari hasil kerjaannya, wanita itu tergeletak di dalam jalan dalam kondisi tidak bernyawa, perutnya yang buncit serta menonjol menunjukkan kalau ia sedang hamil tua sudah pecah, sedang dilehernya masihlah bergantung termos besi yang diisi arak.

Wanita itu tewas dikarenakan menyeberang dalam kondisi mabuk. Badannya yang kurus dengan perut yang buncit itu dihantam satu truk peti kemas sampai terlempar. Belum cukup hantaman truk besar itu melandanya, badan wanita itu seperti panah terlepas dari busurnya menghantam tebing karang selain jalan. Lalu badan penuh dosa itu terhempas di kerikil tajam di teras jalan.

Tulang kepalanya remuk, beberapa kulit kepala serta rambutnya masihlah melekat di tebing karang. Paha kanannya telah terpisah dari badannya. Perutnya robek dan kepala bayi kecil tersembul dari perut ibunya yang bermandikan darah serta arak yang datang dari termos yang penyok sekalian meremukkan tulang rusuknya, bayi itu masihlah terlihat bergerak-gerak, terkejang- kejang, lantas diam untuk selama-lamanya. Panorama menyeramkan itu bikin ke-2 wanita itu pucat pasi serta jatuh pingsan.

Esok harinya ke-2 wanita itu sama-sama berjumpa di satu Mall di Pusat kota Amman, walau demikian yang satu telah jauh beralih, ia sudah kenakan jilbab komplit, berwajah telah pancarkan sinar tobat, serta kelopak matanya membengkak karena banyak menangis. Wanita ke-2 terlihat kaget, “Hei…apa saya tidak salah saksikan? ” serunya dengan pandangan keheranan.

Wanita pertama cuma menunduk serta berkata lirih, “Aku sudah kembali ke tuntunan Tuhanku, saya takut serta malu padaNya, saya jijik pada diriku, saya rindu pada keindahan, saya rindu pada kesucian, saya rindu pada kemuliaan, cuma Tuhanku yang ingin mema’afkanku, cuma Tuhanku yang bisa memuliakanku, cuma Tuhanku yang bisa menyucikanku…” Belum usai ia bicara wanita ke-2 telah berlalu dari hadapannya.
Tiga bln. berlalu tanpa ada merasa, ke-2 wanita itu telah tidak pernah terkait lagi, wanita pertama tengah asik nikmati sinar ayat-ayat Allah, ia duduk di kursi kayu di teras tempat tinggalnya, melupakan sore harinya bersama Al- Qur’an, yang dulu sore harinya ia butuhkan bersama Tequilla.

Tiba tiba Ponselnya


berbunyi seolah akan memutus kenikmatannya, namun ia malas memutus ngajinya, ia biarlah


selular itu berbunyi, berhenti serta berbunyi lagi, lantas berhenti serta berbunyi lagi, pada akhirnya dengan begitu berat ia hentikan bacaan Al- Qur’annya serta menjawab telephone, nyatanya si penelepon yaitu rekannya yang telah tiga bln. tidak pernah ingin berhubungan dengannya.

Temannya berkata lirih, “Bagaimana sih caranya bertobat..? ” Dengan senang wanita shalihah itu menerangkan langkah cara shalat, membaca Al- Qur’an serta beberapa beribadah Indah yang lain.

Namun rekannya terdiam serta berkata dengan berat, “Sholat..?, pakai jilbab..?, aduh malas ah, saya berat mengerjakannya. Tapi…., saya perlu ketenangan. ” Wanita shalihah itu berupaya memberikan keyakinan kalau Beribadah diawali dengan tobat yaitu ketenangan yang begitu indah. Tetapi temannya memanglah kepala batu, seraya berkata, “ngga deh.., saya belum ingin jadi biarawati..! ”, seraya memutus jalinan teleponnya.

Tiga hari lalu wanita shalihah itu memperoleh berita kalau temannya sudah menemui ajalnya. Lalu ia bergegas untuk melayat ke tempat tinggal temannya serta nyatanya jenazah sudah menuju pusara untuk dimakamkan.

Sesampainya ia di rumah rekannya ia berjumpa ibu dari rekannya itu yang juga terlambat, lantaran datang dari luar kota. Ibu itu tergopoh- gopoh menuju pusara anak perempuannya didampingi si wanita shalihah. Saat tiba nyatanya penguburan sudah usai. Si ibu berteriak menjerit-jerit, ia menjambak rambut serta merobek pakaiannya memaksa untuk lihat jenazah anaknya paling akhir kali.

Penguburan serta talqin telah selesai, tetapi keinginan ibu bikin beberapa hadirin jadi bingung. Mereka berupaya menyabarkan Sang ibu, tetapi ibu itu selalu memaksa dengan selalu merobeki pakaiannya. Pada akhirnya permintaannya juga dengan berat di terima, kuburan itu di gali lagi atas keinginan keluarganya.

Penggalipun dengan cepat menggali pusara itu. Tetapi saat hingga pada kayu penutup mayat, ternyata kayu kayu itu telah hancur. Mereka singkirkan kayu kayu itu dengan penasaran… semuanya muka melongokkan pandangannya ke liang lahat. Lantas kayu-kayu hancur itu juga disingkirkan dengan hati-hati, jadi terlihatlah panorama yang begitu mengerikan.

Kain kafan penutup mayat itu telah hancur berantakan, mayat wanita itu hangus terbakar, rambutnya kaku seperti jeruji besi, nyaris serupa sapu ijuk, ke-2 bola matanya ada dipipinya dalam kondisi kuncup seperti buah kering yang terbakar. Serta lidahnya terjulur keluar dan dari mulut, mata serta telinganya mengalirkan asap yang berbau daging hangus.
Semuanya sosok yang melihat panorama itu terlonjak mundur. Ibu serta wanita shalihah itu telah sejak dari tadi jatuh pingsan. Serta beberapa penggali pendam yang telah melompat keluar liang itu dengan tanpa ada fikir panjang menumpuk liang itu dengan cepat serta lari meninggalkan pusara.

Wanita shalihah itu makin giat melaksanakan ibadah. Ibu wanita malang tadi telah jadi yang tinggal didalam rumah sakit jiwa. Serta pendam itu jadi kuburan paling akhir yang dimakamkan di pemakaman itu, lantaran tidak ada lagi orang yang ingin menguburkan keluarganya di makam itu.
Firman Allah : “Dan perumpamaan-perumpamaan itu Kami bikin untuk manusia agar mereka memikirkan. ”
 (QS : Al-Hasyr-21).

Demikian serta mudah-mudahan berguna. Akhirul kata....

Sumber : BeritaIslam
http://www.media-masa.com/2016/04/kisah-nyata-azab-kubur-yang-sangat.html