loading...

NAUZUBILAHMINZALIK ,INILAH AKIBAT APABILA MEMBERI MAKAN SUAMI DENGAN D4R4H H41D DAN AIR M4N1''SEMOGA HADIRNYA ARTIKEL INI BISA MEMBUKA HATI,MATA DAN TELINGA AGAR KEJADIAN INI TIDAK TERULANG LAGI JIKA SETUJU TOLONG BANTU SAYA UNTUK MEMBAGIKAN ARTIKEL INI''!!!

Anda mungkin sudah pernah mendengar tentang ilmu hitam untuk memperdaya suami agar menurut pada istrinya, salah satunya yaitu seperti yang akan diceritakan kisah dibawah ini,

Kisah ini diceritakan oleh Ustaz Nahrawi (bukan nama sebenarnya) tentang kisah istri durhaka seorang temannya yang bernama Arifin (bukan nama sebenarnya). Semoga dapat kita ambil iktibar dan tauladan. Benar atau tidak kisah ini, hanya Allah saja yang tau. Apa yg lebih penting, kita ambil iktibar dan pengajaran dari kisah ini ..


Ilustrasi
Lama benar saya tidak bertemu dengan Ariffin . Rasanya sudah lebih tujuh tahun sejak kawan lama saya itu di arahkan mengajar di Johor . Karena itulah , ketika dia datang ke kantor saya pagi itu , saya Merasa terlalu heran ." Eh , makin kurus nampak . Diet ? " Kata saya setelah mempersilakannya duduk .

 " Tak ada . biasa guru sekarang ini macam - macam pekerjaanya . Kurikulumlah , kokurikulumlah , sukanlah . badan gemuk pun bisa jadi Tinggal tulang , " balas Arifin ." Lihat ini ustaz , baju pun dah menggelebeh . Celana pun longgar , " Tambah Arifin sambil menarik lengan baju untuk menunjukkan betapa kurusnya dia dan besarnya baju yang di pakai .Setelah bertanya itu ini dan menggodanya sedikit , saya bertanya Arifin tentang hajatnya datang menemui saya .




Tiba - tiba saja Muncul , pasti ada hajat yang ingin di sampaikan ." Orang rumah saya sakit , ustaz " , kata Arifin ." Patutlah aku lihat kamu lain kayak tadi . Ketawa pun tidak, . Sakit apa ? " Saya bertanya . Agak lambat Arifin menjawab . Dia menarik nafas , kemudian meraup muka dan seterusnya bersandar di kursi . Setelah itu disorotnya mata saya dalam - dalam ." Entahlah . " Katanya perlahan ," Lima tahun lalu tiba - tiba saja badan dia melepuh - lepuh . Di kaki , paha , perut , dibelakang . penuh dengan lecet macam orang terkena air panas , " kata Arifin .Tambahkan teman lama saya itu , dia telah membawa istrinya , Niza , ke Seluruh rumah sakit dan klinik , namun obat yang di beri oleh dokter tidak Dapat meredakan penyakitnya ." Sakit apa , dokter pun tak tau , " tambahnya ." Dah pergi berobat ? " Saya bertanya ." Dah , tapi macam - macam katanya . Duit banyak habis , waktu terbuang , tapi sakitnya tak juga sembuh , " jelas Arifin .

Bahkan , kata teman saya itu , lepuh - lepuh menjadi bertambah banyak pula Hingga tubuh istrinya yang langsing menjadi lembab . Wajahnya yang Cantik juga berubah murung , kusut" Itu masih tak mengapa ustaz . Yang menambah kekhawatiran saya , Setelah beberapa lama , lepuh - lepuh itu berubah pula jadi gerutu dan berbintil - bintil macam katak puru , " tambah Arifin .Akibatnya , sekali lagi Niza menderita karena setelah tubuhnya jelek Akibat sembab , seluruh kulitnya yang dulu licin menjadi ofensif . Dari tangan , bintil - bintil kecil dan besar seperti bisul tumbuh merata , kaki sampai ke muka .Karena penyakit itu , teman yang datang mengunjungi terkejut karena hampir tidak mengenalinya lagi . Akibatnya , Niza terpaksa berhenti kerja . Dia malu untuk berhadapan dengan teman sekantor .Memang ada yang bersimpati tapi ada juga yang mengejek . Banyak yang menyindir di belakang , tapi ada juga yang tanpa rasa bersalah mengaibkannya secara berhadapan .Dua tiga tahun berlalu , penyakit Niza bertambah parah . Sehelai demi sehelai rambutnya rontok hingga hampir botak .

Rambut yang lembut mengurai menjadi jarang hingga menampakkan kulit kepala yang memutih . Keadaannya itu sangat menyedihkan karena usia awal 30an , rambutnya seperti wanita berumur 90an . Seperti daun karet gugur di musim panas , semakin hari semakin banyak rambut Niza gugur . Dalam waktu yang sama , kuku tangan dan kakinya juga menjadi lebam . Dari biru , ia berubah kehitaman seperti di penuhi darah beku ." Tiap hari , dia termenung . Dia mengeluh , mengapa dia sakit macam ni . Kenapa dia , bukan orang lain ? Apa salah dia ? Kasian betul saya tengok , " kata Arifin .

Wajahnya sayu" Hidup kami pun jadi tak terurus macam dulu " .Di sebabkan dokter lokal gagal menyembuhkan penyakit Niza , Arifin membawa istrinya ke Singapura . Hampir sebulan mereka di sana dan banyak uang di habiskan namun pulang dengan hati kecewa . Dokter di negara itu juga tidak dapat menemukan penawar kondisi penyakit tersebut ." Sekarang ni , kondisi istri saya dah bertambah parah . Bila malam saja dia meraung , meracau dan menangis - nangis . Jadi , saya harap ustaz dapat menolong sedikit sebab dah habis ikhtiar saya mengubatinya dengan cara modern , " tambah Arifin ." InsyaAllah . " Balas saya .Tapi saya mulai terasa aneh . Perasaan ingin tahu mulai tumbuh karena berdasarkan pengalaman , kata - kata yang terucap saat seseorang yang mengigau dapat membantu kita merawatnya . Ini karena saat mengigau itulah dia meluapkan segala yang terbuku di hati ." Apa yang dia bicara masa mengigau itu ? "" Macam - macam ustaz . tapi ada waktunya dia minta ampun maaf dari saya . Saya tanya kenapa ? . Dia tak bicara , Cuma minta maaf saja . Ya Allah . orang dah sakit memang macam tu , " kata Arifin .Saya cuma diam .

Mengiakan tidak , menggeleng pun tidak . Setelah berbincang lama , dia meminta diri . Sebelum pulang , saya berjanji untuk ke rumah Arifin pada malam harinya ." Datang ya , ustaz . Saya tunggu , " katanya sambil mengangkat punggung .Dia kemudian melangkah lemah meninggalkan kantor saya . Seperti yang dijanjikan , saya sampai ke rumahnya setelah isyak ." Silahkan masuk ustaz , " Arifin mempersilakan sambil membawa saya ke sebuah ruangan ." Dia baring dalam kamar ini . Ustaz jangan terkejut saat lihat muka dia .

Orang rumah saya ini sedikit sensitif, " bisiknya sebelum kami masuk ke kamar tersebut .Saat pintu di buka , terlihat seorang wanita berselimut paras dada terbaring miring menghadap ke dinding ." Za . Ni Ustaz Nahrawi datang , " kata Arifin perlahan sambil memegang bahu istrinya . Dengan lemah , Niza menoleh . Masya Allah memang kondisi Niza sangat menyedihkan . Wajahya penuh dengan bintil - bintil yang menggerutu . Matanya terperosok ke dalam sementara tulang pipi membojol seperti bongkahan batu yang membayang dipermukaan tanah . Badannya pula kurus kurus dan kepala setengah botak menandakan dia sudah lama menderita . Niza cuma tersenyum hambar memandang saya . Saya dekati dia dan setelah lima menit meneliti keadaannya , saya panggil Arifin ke sudut kamar .Dengan suara setengah berbisik , saya bertanya ; " Pin , saya tanya sebelum itu, saya minta maaflah kalau nanti kamu tersinggung " ." Tidak , ustaz . bertanyalah , saya akan jawab , " jawab Arifin ." Err , . Dari mana datangnya bau yang . " tanya saya , tapi tak sanggup tuk meneruskannya . Bau yang saya maksudkan itu agak busuk ." Ooo . mmm , dari alat vital dia , " kata Arifin perlahan ." Keluar lendir bercampur nanah . "Saya tidak memperpanjang lagi topik itu karena tidak ingin mempermalukan Arifin dan istrinya .

Lagi pun tidak manis untuk bertanya tentang hal - hal yang seperti itu .Sebelum kami duduk kembali di sisi Niza , saya memberitahu Arifin , kadangkala di timpa penyakit seperti ini sengaja di turunkan balasan oleh Allah karena ada melakukan dosa atau durhaka kepada orangtua . Lantas saya bertanya , apakah Niza sudah meminta ampun dari orang tuanya ." Sudah ustadz . Dengan emak dan ayah nya pun sudah . "" Kalau begitu , baguslah , " kata saya .Setelah merawat Niza dengan doa dan ayat yang dikutip dari Al - Quran , saya meminta diri . Sebelum itu saya menyarankan Arifin dan Niza serta keluarga mereka agar bersabar dengan ujian Allah ." Sama - samalah kita berdoa agar dia sembuh , " kata saya sebelum meninggalkan rumah Arifin .Sudah ketentuan Allah , ternyata kondisi Niza menjadi bertambah parah . Hal ini saya ketahui ketika Arifin menghubungi saya beberapa minggu kemudian . Menurut teman saya itu , istrinya kini kian parah kondisinya .Memang benar . Bila saya melihat waktu itu , Niza terlihat semakin parah . Sekejap - sekejap dia mengigau yang bukan - bukan .
Bahkan saya pun tidak dikenalnya lagi .Sebelum pulang saya menyarankan Arifin agar melakukan solat hajat memohon ke hadirat Ilahi sehingga menyembuhkan istrinya . Saran saya itu dipatuhi namun beberapa hari kemudian Arifin menghubungi lagi . Kali ini suaranya lebih sedih , seperti hendak menangis ." Ustaz , " katanya ," Sekarang barulah saya tau kenapa dia jadi seperti itu ustaz "" Kenapa ? " Saya bertanya ..." Sejak dua tiga malam lalu , dia minta ampun dari saya dan ceritakan semuanya " . Arifin melanjutkan ceritanya ;Malam itu saya terkejut sebab saat mengigau istri saya minta ampun karena telah menetapkan ilmu kotor kepada saya . Kata Niza , dia telah memasukkan darah menstruasi dan air man1*nya ke dalam makanan saya .Saya tanya " Kenapa ? "Dia jawab , supaya nurut kata - katanya dan tak cari perempuan lain ." Saya amat kesal , setelah itu dia meminta ampun karena telah berlaku curang kepada saya . Kata Niza , dia lakukan perbuatan itu setelah saya ditundukkan dengan ilmu hitam . "Saya tanya , kapan waktu kau buat ? Dia jawab selama ketidakhadiran saya , kira saat saya bertugas di luar daerah . Saat keluar seorang diri , dia telah melakuakn hubungan dengan beberapa pria ." Niza sebutkan nama pria - pria itu , tapi saya tak kenal . Kata Niza , hubungan mereka bukan sebatas kawan saja , bahkan sudah ke tingkat zina . Karena itu dia minta berbanyak - banyak ampun dari saya .Dia minta saya maafkan . " Saya tidak meyangka benar , ustaz . Madu yang saya beri , racun yang dibalasnya .

Patutlah sampai kini apabila bertemu dengan dia saya jadi hilang pertimbangan. Saya jadi lemah, rasa diri saya kerdil, takut tuk menyanggah. Telah demikian, dia jadi wanita. " Kata Arifin tanpa ada mampu menggunakan kata - tuturnya. Termenung saya mendengar ceritanya itu. Tak saya kira Niza mampu berperilaku sekian lantaran Arifin bukanlah orang asal-asalan. Arifin berpendidikan agama serta setia pada istrinya. Budi bhs juga baik. " Bila telah demikian bunyinya, saya rasa susah maafkanlah dia, " kata saya. Diluar itu saya merekomendasikan pada Arifin supaya merelakan istrinya pergi. Kata saya, mungkin saja nyawa istrinya itu sangat susah meninggalkan jasad lantaran dia inginkan pengampunan dari suaminya terlebih dulu.  " Lagipula, dia telah sangat menanggung derita, hingga tubuh tinggal tulang, kepala juga dah nak botak. Dokter itu telah konfirmasikan penyakit dia tidak bisa sembuh lagi. Jadi, menurut saya, dari dia selalu azab memikul siksaan sakaratulmaut, yaitu tambah baik bila kau relakan saja dia pergi. Saya tau itu sulit nak di buat, namun kondisi memaksa. " " Ampunkan dia? " Arifin ajukan pertanyaan balik. " Dia dah tergoda dengan saya, buat tidak pantas dengan pria lain, gunakan pengetahuan sihir pada saya, ustaz ingin saya maafkan dia? " Tingkah Arifin dengan nada yang agak keras.

Mungkin saja dia terperanjat. " Ya. dia pergi dengan aman serta awak juga bisa pahala, " terang saya. Saya selalu membujuknya agar mengalah untuk kebaikan istrinya. Saya katakan, waktu lalu lepaslah. Lagi juga Niza telah mengakui dosanya, jadi yaitu tambah baik Arifin memaafkannya. Mungkin saja dengan cara tersebut Niza bakal insaf serta wafat dengan gampang. " Takkan awak nak biarlah dia menanggung derita? Kau ingin jam dia? Maki dia? Tidak ada fungsinya. Maafkan saja dia dengan hati yang benar - benar ikhlas, " terang saya. Sesudah senang membujuk, pada akhirnya Arifin mengalah juga.

Lantas saya nasehatkan agar dia bacakan surat Yasin tiga kali serta ulangkan ibu Yasin (salaamun qaulam mirrabir rahim) sejumlah tujuh kali. " Buat malam ini dapat. Lantas tunaikan shalat, " kata saya. Satu minggu lalu Arifin menelepon saya. Dengan sedih ia memberitahu istrinya telah wafat dunia. Berikan rekan saya itu, Niza pergi tanpa ada siapa saja sadari lantaran saat itu dia tengah menunaikan shalat Isya. waktu kembali, dia lihat istrinya tak bernyawa lagi. " Namun Alhamdulillah, sebelumnya pergi dia pernah minta ampun dari saya sekali lagi lantaran memberontak. Geram, memanglah geram, namun apabila dia pegang tangan saya sembari menangis serta lalu minta ampun, tak mampu juga rasa-rasanya untuk membiarkan dia pergi dalam kondisi tanpa ada kemaafan dari saya. Ustaz, saya telah maafkan dia. " Akan tetapi, kata Arifin, lendir serta nanah busuk masihlah mengalir dari alat kelamin almarhum istrinya itu hingga mayatnya dimakamkan.

NB : Cerita ini berikan kita kewaspadaan supaya tak asal-asalan pilih istri, jangan sampai memperistri wanita yang cuma lantaran kecantikannya, pastikan wanita yang faham serta menggerakkan agama dengan baik sekalian Shaliha.


sumber :http://populer99.blogspot.co.id/2016/02/nauzubilahminzalik-inilah-akibat.html