loading...

Buah Hati Berpulang ke Rahmatullah Sebelum Usia Baligh? Bersabarlah! Inilah Janji Allah yang PASTI!

Ilustrasi : google

Tolong Bantu Share - Setiap manusia pasti akan mengalami kematian. Kematian memang telah menjadi kodrat perjalanan hidup manusia. Namun, terkadang kedatangannya muncul secara tiba-tiba. Tak ada satu orang pun yang tahu, bila salah satu di antara kerabatnya akan meninggalkan dunia dengan waktu yang tak diduga-duga. Bahkan, seorang anak yang baru lahir ke dunia pun, ia dapat meninggalkan dunia sebelum ia mengenal indahnya dunia ini.

Sebagai orang yang sangat mengaharapkan kelahiran buah hati nya, tentu merasa terpukul dengan kepergian sang buah hati yang baru saja berada dalam peluknya. Ini sudah menjadi hal yang wajar terjadi pada diri setiap orang. Mengapa? Karena, di balik ketegaran setiap manusia tentu ada sisi lemahnya, salah satunya tak kuasa menahan air mata ketika ditinggal oleh orang terkasih dalam hidupnya.

Namun, Anda harus ingat, bahwa kembali lagi pada kodrat manusia, yakni akan mengalami kematian. Sebagai makhluk yang bernyawa pasti akan mati dan kembali kepada Sang Pencipta. Dan hal itu, harus bisa Anda terima. Boleh Anda bersedih, tapi ingatlah bahwa Allah menguji setiap hamba-Nya yang shaleh sebagai jalan meningkatkan derajat keimanannya.

Benarlah janji Allah itu. Allah telah memberikan kabar gembira bagi Anda yang kini ditinggal pergi oleh sang buah hati yang belum memasuki usia balighnya. Apakah itu?
عن أبي موسى الأشعريِّ رضيَ اللهُ عنه أنَّ رسولَ اللهِ صلَّى اللهُ عليه وسلم قال : (إِذَا ماتَ ولدُ العَبْدِ ، قالَ اللهُ لمَلَائِكَتِهِ : قَبَضْتُمْ وَلَدَ عَبْدِي ؟ فَيَقُولُونَ : نَعَمْ . فَيَقُولُ: قَبَضْتُم ثَمَرَةَ فُؤَادِهِ ؟ فَيَقُولُونَ : نَعَمْ . فَيَقُولُ : مَاْذَا قالَ عَبْدِيْ ؟ فَيَقُولُونَ : حَمِدَكَ وَاسْتَرْجَعَ . فَيَقُولُ اللّهُ : ابْنُوا لِعَبْدِيْ بَيْتًا فِيْ الجَنَّةِ وَسَمُّوهُ بيتَ الحَمْدِ) رواه الترمذي
Dari Abu Musa al-Asy’ari, Nabi SAW bersabda, “Apabila anak seorang hamba meninggal dunia, maka Allah bertanya kepada malaikat, ‘Apakah kalian mencabut nyawa anak hamba-Ku?‘ Mereka menjawab, ‘Ya’. Allah bertanya lagi, ‘Apakah kalian mencabut nyawa buah hati nya?’ Mereka menjawab, ‘Ya’. Allah bertanya lagi, ‘Apa yang diucapkan hamba-Ku?‘ Malaikat menjawab, ‘Dia memuji-Mu dan mengucapkan inna lillahi wa inna ilaihi raajiun‘. Kemudian Allah berfirman, ‘Bangunkan untuk hamba-Ku satu rumah di surga. Beri nama rumah itu dengan Baitul Hamdi (rumah pujian),” (HR. Tirmidzi dan dihasankan Al-Albani).

Subhanallah, itulah tempat yang akan diterima oleh Anda, sebagai orang tua dari anak yang telah pergi meninggalkan Anda. Allah memberikan tempat yang indah bagi Anda ketika Anda sabar menghadapi ujian dari Allah SWT itu. Dan Anda pun menerima ketentuan dari Allah, sehingga menganggap baik atas apa yang telah Allah rencanakan.

Dari Anas bin Malik RA Nabi SAW bersabda,
مَا مِنَ النَّاسِ مِنْ مُسْلِمٍ يُتَوَفَّى لَهُ ثَلاَثٌ لَمْ يَبْلُغُوا الْحِنْثَ ، إِلاَّ أَدْخَلَهُ اللَّهُ الْجَنَّةَ بِفَضْلِ رَحْمَتِهِ إِيَّاهُمْ
“Tidaklah seorang muslim yang ditinggal mati oleh tiga anaknya, yang belum baligh, kecuali Allah akan memasukkannya ke dalam surga dengan rahmat yang Allah berikan kepadanya,” (HR. Bukhari).

Masihkan Anda bersedih karena ditinggal oleh sang buah hati yang sangat Anda idamkan kehadirannya? Segera hapus air mata ketidak terimaan Anda karena ditinggal olehnya. Gantilah air mata itu dengan air mata bahagia, karena mengetahui bahwa anak Anda itu, insya Allah akan ditempatkan di tempat yang paling baik dari sisi-Nya. Bahkan, Anda pun akan mendapatkan tempat yang indah, ketika Anda menerima dan berprasangka baik terhadap ketentuan yang telah Allah berikan bagi Anda.






Sumber : inforedaksi7.blogspot.co.id