loading...

SUBHANALLAH ..!!! ALUNAN KITAP SUCI AL QURAN TERDENGAR DARI DALAM KUBUR SEMPAT MENGHEBOHKAN..!!! KETAHUI SELENGKAPNYA..(( SHARE ))

Pada jaman Nabi Muhammad SAW, ada mayat dari kelompok waliyullah membaca Al-Qur’an didalam kuburannya sendiri. Hal semacam itu diterangkan didalam kitab “Syarhu ash-Shudur bi Syarhi Hali al-Mawta wal Qubur”, karya Al-Muhaddits al-Imam Jalaluddin as-Suyuthi, halaman 170-171, cetakan “Darul Fikr”, Beirut – Libanon.

Keterangannya seperti berikut :

“Imam Tirmidzi sudah mentakhrij hadits serta menghasankannya. Begitupula perihal dengan Imam Hakim serta Imam Baihaqi. Hadits itu dari Ibnu Abbas RA, beliau berkata : Beberapa teman dekat Nabi pernah membangun satu kemah diatas kuburan. Mereka tak menganggap kalau tanah itu yaitu kuburan. Mendadak didalam kuburan itu terdengar ada orang tengah membaca surat “Al-Mulk” sampai usai. Lalu, teman dekat mendatangi Nabi serta memberitahukannya pada beliau. Lantas beliau bersabda : Surat Al-Mulk itu yaitu Munjiyah (penyelamat) serta Mani’ah (penghambat), yang bisa menyelamatkannya dari siksa kubur”.

Didalam kitab “Ar-Ruh” Abul Qasim as-Sa’di berkata : Ini adalah pembenaran dari Nabi SAW kalau seseorang mayit juga membaca Al-Qur’an didalam kuburnya. Disamping itu Abdullah sempat juga memberitahukannya mengenai hal semacam itu serta Rasulullah SAW juga mengiyakannya.

Imam Kamaluddin bin az-Zamlakani berkata didalam kitab “Al-‘Amal al-Maqbul fi Ziyarah ar-Rasul” : Hadits ini dengan cara terang tunjukkan kalau seseorang mayat membaca surat Al-Mulk didalam kuburnya. Didalam kisah ini dijelaskan mengenai pemuliaan Allah pada beberapa wali-walinya dengan membaca surat “Al-Mulk” serta menggerakkan shalat didalam kuburnya. Lantaran, saat hidupnya dahulu mereka pernah berdo’a memohon pada Allah bakal hal semacam itu. Bila Allah SWT sudah memuliakan beberapa wali-Nya dengan mengambil keputusan mereka berbuat ta’at serta melaksanakan ibadah di alam pendam, jadi pastinya beberapa Nabi lebih memiliki hak untuk memperoleh ketentuan itu.

Berkata Al-Hafizh Zainuddin Ibnu Rajab didalam kitab “Ahwal al-Qubur” : Allah sudah memuliakan beberapa penghuni alam barzah dengan berbuat amal shaleh di dalamnya, walau mereka dengan hal semacam itu tak memperoleh pahala, lantaran amalnya sudah terputus oleh kematian.

Tetapi, amalnya itu tetap masih berlaku baginya. Dengan itu, dia bisa bersenang-senang dalam berdzikir pada Allah serta berbuat ketaatan kepada-Nya, seperti yang dirasa oleh beberapa malaikat serta penghuni surga di surga ; walau dengan hal semacam itu mereka tak memperoleh pahala.

Lantaran, dzikir serta ketaatan tersebut adalah ketaatan yang semakin besar dari pada semua kesenangan serta keledzatan penghuni dunia. Begitu enaknya beberapa orang yang sudah peroleh nikmat dapat lakukan seperti itu denga berdzikr serta patuh kepada-Nya.

Cerita ini sesuai sama firman Allah dalam Al Qur’an yang menyampaikan kabar kalau orang yang mati dijalan Allah bakal tetaplah hidup serta di beri kesenangan :

“Janganlah anda menduga kalau beberapa orang yang gugur di jalan Allah itu mati ; bahkan juga mereka itu hidup di segi Tuhannya dengan memperoleh rezki. Mereka dalam kondisi senang dikarenakan karunia Allah yang diberikan-Nya pada mereka. ” (QS. Ali Imran : 169-170).

http://share-publik.blogspot.com/2016/03/allahuakbar-alunan-kitap-suci-al-quran.html