loading...

Astagrfirrullah !!! Apakah Jin Penyebab Jodoh Yang Tak Kunjung Datang dan Rizki Yang Sedikit? Inilah Jawabannya! Tolong Bantu Bagikan ...


Beberapa kali saya merasakan pertanyaan mengenai hal semacam ini yaitu klaim beberapa orang kalau mereka dapat melakukan hal yang begitu ‘luar biasa’ yaitu menutup jodoh serta rizki orang lain. Atau pernyataan beberapa orang kalau jin sudah menutup jodoh serta rizki seorang. Klaim ini terdengar begitu menakutkan terlebih untuk beberapa orang yang kebetulan tengah mengalami kesusahan rizki, terlilit hutang atau mereka yang kebetulan belum berjumpa dengan jodohnya walau sebenarnya umur telah beranjak semakin tua.

Sedemikian luar biasanya kah kekuatan jin serta dukun itu sampai dapat mencegah datangnya rizki serta jodoh walau sebenarnya keduanya yaitu takdir dengan kata lain wilayah kekuasaan ALLOH. Mungkinkah jin serta dukun itu mengintervensi kekuasaan Alloh swt? Disinilah pemahaman serta akidah kita dipertaruhkan.

Baiklah, mari kita lihat penjelasan Al Qur’an mengenai fenomena mencegah atau menutup rizki, dan jodoh.

QS. Al Mulk : 21
Atau siapakah yang bisa memberimu rizki bila DIA menahan rizki NYA? bahkan juga mereka terus-terusan dalam kesombongan serta menghindari diri dari (kebenaran).



QS. Al Fajr : 16
Tetapi jika Tuhan mengujinya serta membatasi rizkinya, jadi dia berkata, Tuhanku telah menghinakanku.

QS An Naba : 8
Dan kami membuat anda berpasang- pasangan.

 Bila kita pikirkan 3 ayat di atas jadi akan tampak dengan begitu terang kalau rizki serta jodoh yaitu lokasi kekuasaan Alloh SWT, DIA-lah yang mempunyai rizki, DIA yang membagikannya serta DIA pula-lah yang berkuasa menahan atau membatasinya. Demikian pula dengan jodoh yaitu kekuasaan NYA. Keduanya mutlak punya NYA tidak ada yang bisa mengintervensi. 3 ayat di atas begitu gamblang untuk kita.

Fenomena terhalanginya rizki memanglah benar ada serta tampak dari ayat di atas, namun yang dapat mengerjakannya yaitu ALLOH SWT, sang Yang memiliki rizki, bukanlah jin apalagi dukun. Ayat-ayat itu begitu terang mengatakan siapa penguasa rizki serta jodoh itu. Kekuatan dukun serta jin untuk tutup rizki tak pernah disinggung dalam ayat itu atau ayat ayat lain. Lantaran memang mereka tak pernah dapat melakukannya.

Terhalangnya rizki, benar ada serta diterangkan dalam ayat di atas. Pertanyaannya, kenapa Alloh tutup, menghambat atau membatasi rizki kita?

QS Nuh : 10-12

“Maka aku berkata pada mereka, ”mohonlah ampunan pada Tuhanmu, sungguh, DIA Maha Pengampun. ”

“Niscaya DIA bakal turunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu”

“Dan DIA perbanyak harta serta anak-anakmu, serta mengadakan kebun-kebun untukmu serta mengadakan sungai-sungai untukmu. ”

Ayat di atas menjawab pertanyaan kita kenapa jodoh serta rizki kita terhambat. Ayat itu menerangkan hikmah istighfar serta memohon ampun yaitu bisa menghadirkan hujan, menghadirkan rizki, mempunyai keturunan, menyuburkan tempat. Dasarnya yaitu keringanan serta jalan keluar atas persoalan hidup kita teratasi dengan istigfar serta taubat kita.

Bila pemahaman ini kita balik jadi sesungguhnya yang mengakibatkan rizki kita terhambat, timbulnya kesusahan hidup yaitu lantaran dosa serta kekeliruan kita pada ALLOH SWT. Bila kita membaca keseluruhnya ayat dalam Surat Nuh mulai ayat 1, jadi kita bakal merasakan kalau perintah istigfar itu lantaran ada dosa serta kedurhakaan yang dikerjakan oleh umat Nabi NUH as.

Silakan anda buka kitab kitab beberapa ulama mengenai hikmah taubat serta istigfar, jadi kita bakal temukan hikmah yang lebih kurang bakal seirama dengan surat Nuh di atas.

Berikut penghambat rizki yang hakiki. Lantaran dosa kita-lah, yang bikin Yang memiliki rizki menahan rizkiNYA.

Lantas bagaimana penjelasan pada anggapan kalau jin bisa menghambat jodoh serta rizki kita?

Hhmm.. Anda mungkin saja bakal mengerutkan dahi membaca penjelasan saya sesudah ini, atau bahkan juga tertawa. Iya, lantaran memanglah di luar dugaan kita….. berikut yang sesungguhnya dikerjakan oleh jin itu. Jin itu tak sedramatis yang kita pikirkan.

1. Menghambat jodoh

Sesungguhnya yang dikerjakan jin pada 2 orang lelaki serta wanita yang bakal menikah atau tengah ta’aruf yaitu seperti saat anda tengah disuruhi pendapat rekan anda mengenai wanita yang menginginkan dinikahinya atau menginginkan didekatinya. Apakah anda dapat membayangkannya?

Ok contoh riil begini. Rekan wanita anda sedang minta pendapat anda mengenai seseorang lelaki yang bakal meminangnya. Walau sebenarnya anda suka pada wanita itu, serta anda tak termasuk juga orang yang jujur. Kurang lebih apa yang bakal anda katakan? saya meyakini anda bakal menyampaikan pada wanita itu kalau lelaki yang bakal meminangnya tidaklah jodoh yang pas, bahkan juga jika memang perlu anda bakal menjelek-jelekannya. Dasarnya supaya wanita itu makin sangsi serta mengurungkan tujuannya.

Bila anda kebetulan mengetahui si lelaki jadi mungkin saja anda bakal mendatangi rumah si lelaki itu serta berupaya untuk bikin lelaki itu membatalkan pinanganya, dengan cara mengemukakan berita bohong serta keragu-raguan. Targetnya sama yaitu si lelaki itu mengurungkan tujuannya.

Nah, pahamkah anda saat ini?

Jadi, sesungguhnya sama seperti tersebut yang dikerjakan jin untuk menghambat perjodohan.
bila masalah jin berlangsung pada satu diantara, yakni si lelaki atau wanitanya saja jadi jin itu bakal berusaha bikin sangsi supaya pernikahan tak berlangsung, mungkin saja membuatnya senantiasa bimbang, membuatnya susah mengerti orang lain sampai susah berteman, susah bergaul, tambah nyaman berteman dengan sesama type, atau membuatnya mendadak membenci lelaki yang berupaya mendekatinya. 
Bila masalah jin berlangsung pada ke-2 orang itu sekalian jadi jin itu bukan sekedar membisikan kesangsian namun jin itu dapat menampakan diri dalam muka si lelaki atau si wanita hingga saat mereka berjumpa muka seakan beralih. Bila jin berulah di badan si wanita jadi mungkin saja si lelaki bakal lihat wajah wanita itu aneh atau menakutkan, atau mengeluarkan bau tak enak, atau bahkan juga jin si wanita itu akan tiba dalam mimpi si lelaki serta jin itu meneror bila hingga pernikahan berlangsung. 
bila si lelaki termasuk juga orang yang baik serta tak ada masalah jin dalam badannya jadi lelaki itu akan tidak lihat penampakan muka yang dikerjakan oleh jin yang ada pada badan wanita itu. 

Saya pernah menjumpai seseorang wanita yang satu diantara keluhannya yaitu berwajah tampak tua oleh beberapa orang. Namun sepanjang sistem ruqyah saya tak lihat muka tua itu, berwajah tampak umum saja. demikian juga dengan beberapa orang yang ada didalm ruqyah itu, mereka tak memandangnya.  

Dari peristiwa itu saya mengambil rangkuman kalau jin lebih gampang berulah pada orang yang telah ada jin dalam badannya. Oleha karenanya, bila anda seseorang wanita yang tengah alami masalah jin, serta satu waktu ada seseorang lelaki menginginkan melamar anda, tiba tiba dia mengurungkan kemauan lantaran lihat muka anda aneh, atau mendadak ia membenci anda jadi syukurlah. Lantaran lelaki itu termasuk juga gampang dikerjai oleh jin serta besar kemungkinan dalam badannya juga tengah ada jin. 

Bila kita cermati penjelasan di atas jadi sesungguhnya yang dikerjakan oleh jin itu tak lebih mutakhir dari yang kita kerjakan untuk menggagalkan kemauan seorang. Jin itu sekalipun tak dapat menghindar takdir. Jin itu cuma berusaha supaya badan yang dihuninya senantiasa sangsi, tak mantap, membenci tiap-tiap lawan type yang berupaya mendekatinya, membuatnya gampang salah pengertian dengan lawan type sampai tak dapat berteman dengan lawan type. Atau dia berupaya menampakan diri pada orang yang berupaya mendekati badan yang dihuninya. Terlebih JIKA orang yang ditampaki itu tengah alami masalah jin juga. Lantaran jin tambah lebih gampang memperlihatkan diri pada orang yang ada masalah jin dalam badannya. 

Tetapi bila wanita atau lelaki itu berdasar teguh pada syariat, ikuti pendapat hasil musyawarah, ikuti orangtua serta istikhoroh jadi pernikahan tetaplah dapat berlangsung meskipun bujukan jin itu tetaplah ada. Jadi jin itu cuma membisikan sedang ketentuan ada ditangan wanita atau lelaki itu. Bila pemahamanya kuat, jadi dia bakal meremehkan bisikan itu. 

Umpamanya, bisikan jin dalam batinnya menyampaikan batalkan pernikahan, mendadak membenci si pelamar bahkan juga dia lihat muka lelaki itu menakutkan. Namun kebanyakan orang menyampaikan kalau lelaki itu sholih, nasabnya baik, orangtua juga memiliki pendapat baik, musyawarah keluarga menyampaikan lelaki itu baik, semuanya rekan menyampaikan lelaki itu baik. Jadi bila wanita itu berdasar teguh pada syariat yaitu ikuti hasil musyawarah, jadi dia tetaplah bakal terima lelaki itu jadi suaminya meskipun bisikan jin itu menginginkan menggagalkan serta meskipun muka lelaki itu terlihat jelek. Musyawarah yaitu sisi dari syariat serta bisa jadi hujjah/basic perbuatan sedang perasaan tidak bisa jadi basic perbuatan. Pasti dengan catatan kalau musyawarah itu dikerjakan dengan ikhlas, memohon pertolongan Alloh, jernih, obyektif serta dengan data info yang komplit serta valid. 

Jadi kekuatan jin itu hanya hanya memberi kesangsian dalam batin kita seperti rayu bujuk seorang pada diri kita, dia tak pernah dapat menghambat jodoh kita dalam makna sesungguhnya. Lantaran jodoh yaitu ketentuan serta kekuasaan ALLOH SWT. 

2. Menghambat rizki 

Bila kita mengerti kajian di atas jadi kita bakal mengerti langkah kerja jin untuk menghambat rizki kita. Langkah kerjanya sama dengan menghambat jodoh. 

Jin itu berusaha membisikan kesangsian, kebimbangan dalam mengambil langkah serta mengawali usaha, susah untuk memikirkan jernih dalam mencari rizki, ada dorongan begitu kuat untuk mencari rizki dari kerja yang haram, susah bergaul, susah konsentrasi, gampang putus harapan, fisik lemah, gampang salah pengertian, mendorong supaya tak amanah, dan sebagainya. Dasarnya jin itu berusaha supaya kita lemah dalam berikhtiar mencari rizki. 

Jadi tersebut tingkah yang dikerjakan jin, sungguh mereka tak pernah dapat menghambat rizki kita dalam makna sesungguhnya. Lantaran rizki ada pada kekuasaan NYA. Jadi bila kita tengah hadapi kesusahan, sesungguhnya tidaklah tingkah jin namun mungkin saja lantaran ada dosa serta kedurhakaan kita pada sang Yang memiliki Rizki baik dosa yang kita sadari ataupun tak kita sadari. Langkah paling baik yaitu perbanyak taubat serta istighfar BUKAN lakukan ritual tolak bala, ritual buang sial, ruwatan atau memakai jimat keberuntungan. 

Dengan mengerti ini, saya mengharapkan kita tak akan berasumsi jin (syetan) serta beberapa sekutunya (dukun) yaitu makhluk yang mempunyai kekuatan mengagumkan sampai dapat melampaui lokasi kekuasaan Alloh SWT. Mari kita mengerti kalau mereka tak lebih yaitu makhluk berakal yang masihlah mempunyai terbatasnya sebagai makhluk. Di antara jin itu ada yang beriman serta ada juga yang durhaka seperti manusia. 

Kuatkanlah pemahaman kita mengenai akidah yang lurus, memiliki komitmen pada pengamalan syariat dalam kehidupan satu hari – hari, serta senantiasa pakai akal yang jernih untuk mengambil keputusan suatu hal. Semuanya yaitu benteng untuk menangani bisikan serta tipu daya syetan. 

Wallohu a’lam. 

Mudah-mudahan berguna