loading...

INILAH yang Dialami Oleh Setiap IBU, Masihkah Kita Para Anak Tega Menyakiti Hatinya?

Tolong Bantu Share - Sahabat wanita, kehamilan buah cinta adalah salah satu hal yang paling kita tunggu ketika kita telah menikah dengan pujaan hati. Namun, kehamilan bukanlah perihal mudah seperti yang kita kita. Berbagai cobaan akan kita hadapi ketika kita hamil selama 9 bulan, bahkan ketika bayi tersebut lahir...

Berikut ini adalah yang akan dialami setiap Ibu yang memutuskan untuk mengandung buah cintanya selama 9 Bulan dan menjadi seorang IBU...

Ketika mengandung, buka kipas angin plus AC pun masih terasa kepanasan. Bunda demikian karena di dalam perut ada sang buah hati!


 Ketika asik berjalan, paling ngeri kalau bayi mungil tiba-tiba menendang,.. Aw! Sakitnya!


Bingung deh,.. Sebenarnya pinguin yang mirip saya atau saya yang mirip pinguin, yah?


Tidur gaya apapun tetap terasa kurang nyaman. Seumur hidup belum pernah sulit tidur, akhirnya mengalaminya ketika mengandung buah hati.  


Setiap hari mendambakan kapan ya buah hati lahir ? Hingga akhirnya ia lahir juga, baru menyadari bahwa yang dikatakan orang-orang: setelah melahirkan pasti kurus.. ITU BOHONG!


Masa nifas adalah masa yang kelabu, sejak matahari terbit hingga terbenam, sampai sekarang jika mengingat masa-masa itu pun perasaan masih terasa berat...


Yang dipikirkan setiap hari hanyalah apakah anak makan, minum, tidur, dan pup dengan normal? Pertama kalinya menyadari bahwa diri sendiri ternyata dapat menjadi pribadi yang teliti.


Tiba-tiba hobi berat memotret si kecil. Khusus membeli kamera mahal, kemudian dalam beberapa hari saja memory kamera sudah penuh.


Si kecil senang tidur dalam pelukan. Perasaan sangat dibutuhkan itu membuat gembira dan capek bercampur menjadi satu.
 

Setelah akhirnya berhasil menidurkan si kecil, tetap saja harus memastikan berulang-ulang sebelum berani beranjak pergi.


Melihat orang lain tampak dengan santai menjaga anaknya, namun diri sendiri malah letih luar biasa. Hati ini dengan sedih terus memikirkan salahnya di mana?


Pertama kalinya memperhatikan pentingnya "pup". Setiap kali ngobrol dengan bunda lainnya pasti topiknya tidak jauh dari warna pup.   


Menjaga anak menjadi alasan yang terbaik untuk tidak melakukan pekerjaan yang tidak ingin dikerjakan.  


Akhirnya berhasil melatih diri untuk dapat tidur kapan saja. Para bunda tampaknya selalu kurang tidur.


Ntah apa yang dikerjakan suami, kok selalu terlihat tidak ada yang beres.


Terkadang ketika pergi keluar sendirian, hati bunda tetap mengkhawatirkan anak. Tampaknya selain diri sendiri, bunda sukar sepenuhnya percaya pada orang lain yang menjaga.
 

Ketika melewati waktu berduaan dengan suami, topik pembicaraan selalu berkisar tentang anak.


Katanya setiap bunda pasti sedikit banyak bersifat waspada tingkat tinggi.


Hal yang paling ditakutkan adalah, ketika menoleh, anak telah menghilang.


Kenyataannya adalah bunda dan buah hati sungguh memiliki kontak batin! Bunda selalu tau apakah si kecil telah bangun tidur ataukah ia sedang ada dalam bahaya. Sungguh ajaib sekali!


***

Seorang IBU, bagaimanapun letihnya, asalkan ada cinta kasih, segalanya tidak ada yang sia-sia!  Lalu tanyakan pada diri, Masihkah Kita Para Anak Tega Menyakiti Hatinya?





Sumber : cerpen.co.id