loading...

Beruntunglah Bagi Para Penikmat Petai, Walau Bau tapi 9 Manfaatnya Bisa Bikin Takjub


Jangan berkerut dahi terlebih dahulu jika Anda disajikan makanan yang mengandung petai.

Siapa yang kira di balik baunya yang sangat kuat, petai menyimpan rahasia nutrisi serta manfaat yang sangat baik untuk badan.

Petai bakal sangat nikmat apabila dikombinasikan dengan makanan lain yang memiliki aroma kuat seperti bawang putih, cabai, serta kari.

Tergantung daerahnya, petai bisa diolah jadi berbagai ragam makanan favorit.

Layaknya asparagus, petai mengandung asam amino yang memberikan bau khas serta kuat pada air seni dimana efek ini bisa bertahan hingga dua hari setelah dikonsumsi.

Seperti jenis kacang-kacangan lainnya, karbohidrat kompleks yang terkandung di dalam petai bisa menyebabkan bau yang kuat pada flatus (buang angin) seorang.

Asam amino yang banyak terdapat pada petai kaya unsur nitrogen serta sulfur yang bakal diubah jadi gas yakni amoniak (NH3) dan Hidrogen Sulfida (H2S) serta menyebabkan kentut jadi bau.

Petai akan memberikan aroma pada bau mulut setelah Anda mengonsumsinya.

Karena beragam alasan inilah jadi sebagian orang memilih untuk tidak mengonsumsi petai.

Namun di balik baunya yang dikira mengganggu, petai memiliki manfaat yang sangat banyak.

Dibanding apel, petai memiliki protein empat kali lebih banyak, karbohidrat dua kali lebih banyak, tiga kali lipat fosfor, lima kali lipat vitamin A serta zat besi, serta dua kali lipat jumlah vitamin serta mineral lainnya.

Petai sendiri juga merupakan sumber energi yang baik, yaitu 142 kkal per 100 g biji.

Kandungan fosfor pada petai juga cukup baik, yakni 115 mg per 100 g biji.

Petai juga mengandung vitamin C yang cukup tinggi, yaitu 46 mg per 100 g biji.

Peran vitamin C terutama yaitu dalam proses penyembuhan luka dan daya tahan tubuh melawan infeksi serta stres.

Namun jangan salah, tanaman yang termasuk suku polong-polongan (Fabaceae) ini memiliki banyak kegunaan pada badan.

Jangan salah, tanaman yang termasuk suku polong-polongan (Fabaceae) ini memiliki banyak kegunaan pada badan seperti :

Selain kandungannya yang begitu lengkap, petai juga mengandung tryptophan yakni asam amino di dalam badan yang menghasilkan serotonin.

Serotonin sendiri adalah zat yang bikin seseorang terasa santai serta bahagia, menurunkan stress, dan mampu mengendalikan mood.

Petai memiliki kandungan gula alami yang dapat jadi sumber tenaga instan tetapi memiliki dampak yang besar.

Kandungan seratnya yang tinggi begitu baik untuk pencernaan.

Petai dapat menetralkan asam lambung serta kurangi iritasi pada lambung dengan melapisi permukaan dalam lambung.

Menurut penelitian dalam “The New England Journal of Medicine”, makan petai sebagai sisi dari makanan keseharian bakal turunkan resiko kematian lantaran stroke hingga 40 persen.

Petai dapat mengatasi Premenstrual Syndrome (PMS) yang umumnya bisa begitu mengganggu.

Kandungan zat besi yang cukup tinggi bisa menstimulasi produksi sel darah merah serta mencegah terjadinya anemia.

Perannya sebagai antioksidan dapat mencegah beragam radikal bebas pada badan akibat dari makanan tak sehat ataupun lingkungan yang kotor merusak jaringan badan.

Kandungan seratnya yang tinggi juga dapat mencegah terjadinya sembelit.

Tingginya kadar kalium bisa petai bakal membantu untuk menjaga keseimbangan cairan badan, mengatur detak jantung, serta membantu kirim oksigen ke otak

Tak dinyana bukan makanan yang murah meriah serta kerap kita abaikan itu ternyata mengandung banyak manfaat untuk badan.

Minat mencicipi sambal goreng petai?
Jangan berkerut dahi terlebih dahulu jika Anda disajikan makanan yang mengandung petai.

Siapa yang kira di balik baunya yang sangat kuat, petai menyimpan rahasia nutrisi serta manfaat yang sangat baik untuk badan.

Petai bakal sangat nikmat apabila dikombinasikan dengan makanan lain yang memiliki aroma kuat seperti bawang putih, cabai, serta kari.

Tergantung daerahnya, petai bisa diolah jadi berbagai ragam makanan favorit.

Layaknya asparagus, petai mengandung asam amino yang memberikan bau khas serta kuat pada air seni dimana efek ini bisa bertahan hingga dua hari setelah dikonsumsi.

Seperti jenis kacang-kacangan lainnya, karbohidrat kompleks yang terkandung di dalam petai bisa menyebabkan bau yang kuat pada flatus (buang angin) seorang.

Asam amino yang banyak terdapat pada petai kaya unsur nitrogen serta sulfur yang bakal diubah jadi gas yakni amoniak (NH3) dan Hidrogen Sulfida (H2S) serta menyebabkan kentut jadi bau.

Petai akan memberikan aroma pada bau mulut setelah Anda mengonsumsinya.

Karena beragam alasan inilah jadi sebagian orang memilih untuk tidak mengonsumsi petai.

Namun di balik baunya yang dikira mengganggu, petai memiliki manfaat yang sangat banyak.

Dibanding apel, petai memiliki protein empat kali lebih banyak, karbohidrat dua kali lebih banyak, tiga kali lipat fosfor, lima kali lipat vitamin A serta zat besi, serta dua kali lipat jumlah vitamin serta mineral lainnya.

Petai sendiri juga merupakan sumber energi yang baik, yaitu 142 kkal per 100 g biji.

Kandungan fosfor pada petai juga cukup baik, yakni 115 mg per 100 g biji.

Petai juga mengandung vitamin C yang cukup tinggi, yaitu 46 mg per 100 g biji.

Peran vitamin C terutama yaitu dalam proses penyembuhan luka dan daya tahan tubuh melawan infeksi serta stres.

Namun jangan salah, tanaman yang termasuk suku polong-polongan (Fabaceae) ini memiliki banyak kegunaan pada badan.

Jangan salah, tanaman yang termasuk suku polong-polongan (Fabaceae) ini memiliki banyak kegunaan pada badan seperti :

Selain kandungannya yang begitu lengkap, petai juga mengandung tryptophan yakni asam amino di dalam badan yang menghasilkan serotonin.

Serotonin sendiri adalah zat yang bikin seseorang terasa santai serta bahagia, menurunkan stress, dan mampu mengendalikan mood.

Petai memiliki kandungan gula alami yang dapat jadi sumber tenaga instan tetapi memiliki dampak yang besar.

Kandungan seratnya yang tinggi begitu baik untuk pencernaan.

Petai dapat menetralkan asam lambung serta kurangi iritasi pada lambung dengan melapisi permukaan dalam lambung.

Menurut penelitian dalam “The New England Journal of Medicine”, makan petai sebagai sisi dari makanan keseharian bakal turunkan resiko kematian lantaran stroke hingga 40 persen.

Petai dapat mengatasi Premenstrual Syndrome (PMS) yang umumnya bisa begitu mengganggu.

Kandungan zat besi yang cukup tinggi bisa menstimulasi produksi sel darah merah serta mencegah terjadinya anemia.

Perannya sebagai antioksidan dapat mencegah beragam radikal bebas pada badan akibat dari makanan tak sehat ataupun lingkungan yang kotor merusak jaringan badan.

Kandungan seratnya yang tinggi juga dapat mencegah terjadinya sembelit.

Tingginya kadar kalium bisa petai bakal membantu untuk menjaga keseimbangan cairan badan, mengatur detak jantung, serta membantu kirim oksigen ke otak

Tak dinyana bukan makanan yang murah meriah serta kerap kita abaikan itu ternyata mengandung banyak manfaat untuk badan.

Minat mencicipi sambal goreng petai?